NAMA

Segala sesuatu pasti memiliki nama, baik yang bernyawa ataupun yang tidak. Nama, menurut saya adalah salah satu ilmu Allah yang unik dan menarik. Dari nama, kita bisa langsung mengetahui fungsi suatu benda. Dari nama, kita bisa mengenal orang lain. Dari nama, kita bisa tahu apakah hewan tersebut jinak atau ganas, bahkan dari nama, bisa langsung membuat hati seseorang berdesir ketika ada orang lain yang menyebutkan satu nama seseorang yang dikaguminya, dan sebagainya dan sebagainya. Jumlah nama ini juga tak terbilang banyaknya, entah saya harus menambahkan berapa banyak angka ‘0’ jika harus menyebutkan berapa jumlah nama yang ada. Satu benda saja misalnya, bisa memiliki puluhan bahkan ratusan nama lain karena adanya perbedaan bahasa, misalnya sandal; di belahan bumi lain ada yang menyebutnya dengan selop, terompah, jepit, kasut, slippers, surippa,  dsb.

Dibalik sebuah nama juga pasti tersimpan suatu makna dan arti, misalnya guru, kenapa guru diberi nama guru? Pepatah jawa mengatakan karena seorang guru haruslah memiliki sifat ‘digugu lan ditiru’ yang berarti guru haruslah menjadi sosok yang dapat ‘dipercaya dan diikuti’ oleh muridnya. Dari satu nama bahkan kita bisa menebak dari mana asal seseorang. Misalnya, Joko biasanya dimiliki oleh orang bersuku jawa, Asep biasanya bersuku sunda, Charles biasanya dimiliki oleh orang england, Kim Jong Il biasanya dimiliki oleh orang korea, Abdullah biasanya dimiliki oleh orang beragama islam, dan sebagainya. Nama kita juga kelak akan dipanggil satu persatu ketika di akhirat untuk dimintai pertanggung jawabannya selama hidup di dunia, tidak akan tertukar, tidak akan terlewat, semua nama akan terpanggil.

Orang tua pasti juga akan langsung memberikan nama pada bayinya yang baru lahir, bahkan tidak sedikit yang sudah mempersiapkan namanya jauh-jauh hari sebelum kelahiran. Nama yang diberikan pastilah juga memiliki artinya masing-masing sesuai harapan dan doa dari orang tua untuk anaknya. Misalnya nama saya, Sania Nala Salma, Sania adalah singkatan dari nama kedua orang tua saya, Nala berasal dari bahasa arab yang berarti mendapatkan atau memperoleh, dan Salma yang berarti keselamatan (juga berasal dari bahasa arab). Kenapa artinya mendapatkan keselamatan? Tentulah ada kisah dan maksudnya.

Saya anak pertama, dan rata-rata kelahiran anak pertama terbilang sulit dan penuh perjuangan karena sang ibu belum memiliki pengalaman sebelumnya, begitupun dengan ibu saya. Saya lahir dengan berat kurang dari 2,5kg (padahal normalnya bayi lahir harus memiliki berat minimal 2,5kg) sehingga saya harus dimasukan dalam inkubator karena kondisi fisiknya yang kecil dan lemah :(. Begitulah, sebagai ungkapan rasa syukur dari orang tua karena saya dapat lahir dengan selamat meski penuh perjuangan, maka saya diberi nama yang memiliki arti mendapatkan keselamatan. Dengan harapan semoga selalu diberi keselamatan baik di dunia maupun di akhirat kelak, aamiin. Karena perjuangan ini pula, ayah saya jadi lebih sering menceritakan kelahiran saya dibanding kelahiran adik-adik saya *huehe, dan ketika melewati rumah sakit tempat saya dilahirkan dulu ayah saya akan refleks bercerita dan selalu ditambahkan “dulu Salma kalau udah nangis, satu rumah sakit sepertinya bisa mendengar, saking kerasnya.” Weleh weleh. jadi, apa arti namamu? 🙂

Advertisements

5 thoughts on “NAMA

  1. Benar, bahkan Malaikat pun akhirnya “*menerima*” bahwa manusia adalah makhluk yang tepat untuk menjadi khalifah di bumi karena Nabi Adam as. bisa menyebutkan *nama-nama benda* yang ada di bumi.. Betapa luar biasanya sebuah nama.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s